Marjin (keuangan): Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Alcatrank (bicara | kontrib)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(27 revisi perantara oleh 22 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
'''Marjin''' adalah suatu istilah yang dipergunakan dalam dunia [[keuangan]] untuk menunjukkan suatu [[jaminan (keuangan)|jaminan]] yang wajib ditempatkan oleh pemegang suatu posisi (jual atau beli) dalam perdagangan [[sekuriti]], [[opsi (keuangan)|opsi]], atau [[kontrak berjangka]] guna melindungi [[resikorisiko kredit]] dari [[mitra pengimbang]] ''(counterparty)'' .
Peningkatan resikorisiko akan terjadi apabila sipemegang melakukan salah satu dari tindakan sebagai berikut :
* Melakukan peminjaman tunai dari mitra pengimbang guna membeli [[sekuriti]] atau [[opsi (keuangan)|opsi]]
* Melakukan penjualan sekuriti atau opsi dengan cara [[short selling]]
* Menjadi pihak dalam suatu [[kontrak berjangka]]
 
Jaminan ini dapat berupa tunai ataupun berupa [[sekuriti|sekurity]] yang ditempatkan pada suatu akun khusus yang disebut "akun marjinmargin" .
Di [[bursa berjangka]] [[Amerika Serikat|Amerika]] istilah yang digunakan secara resmi bagi marjin ini adalah [[jaminan performa]].
 
[[Image:Moneybillscoins3.jpg|right|thumb|250px|]]
 
==Pembelian marjin==<!-- This section is linked from [[Saham]] -->
{{Info|scheme=blue|left|pesan=Contoh :
Tuan X membeli saham dari PT Wikipedia dengan harga Rp. 1.000.000 dengan menggunakan dana miliknya sendiri sebesar Rp. 200.000 dan yang 800.000 dipinjamnya dari pialang. Nilai bersih (saham-utang) adalah Rp. 200.000. Pialang meminta marjin minimum sebesar Rp. 100.000.
Seandainya harga saham turun menjadi Rp. 850.000, maka nilai bersihnya menjadi Rp. 50.000 dan tuan X dapat memilih antara menjual sahamnya untuk membayar kewajiban utangnya atau membayar kembali sebagian utang sehingga nilai bersih dari posisinya menjadi diatasdi atas Rp. 100.000.}}
 
'''Pembelian marjin''' adalah pembelian suatu sekuriti dengan cara sebagian pembelian menggunakan dana sendiri dan sebagiannya menggunakan dana yang [[peminjaman sekuriti|dipinjam]] dari [[pialang saham]]. Ini dapat membawa dampak memperbesar keuntungan maupun memperbesar kerugian yang diderita. Sekuriti tersebut digunakan sebagai jaminan dari pinjaman. Nilai bersih adalah selisih nilai antara sekuriti dan nilai pinjaman yang merupakan nilai modal sendiri yang digunakan pada pembelian awal. Selisih inilah yang harus senantiasa dijaga agar berada diatasdi atas "nilai kebutuhan marjin minimum" yang ditetapkan untuk melindungi pialang dari kejatuhan harga sekuriti hingga berada pada nilai dibawah utang yang dijamin.
 
Pada era tahun 1920an, kebutuhan marjin sangat bebas dimana hanya kecil sekali persentase dana sendiri yang digunakan oleh [[investor]] dalam pembelian saham. Sewaktu terjadi goncangan pada [[pasar modal]] dimana nilai bersih dari sekuriti jatuh secara cepat dibawah kebutuhan marjin minimum, ini memaksa investor untuk melakukan penjualan atas posisinya. Inilah yang menjadi salah satu faktor yang berperan dalam [[Runtuhnya Wall Street 1929|kehancuran bursa saham Amerika pada tahun 1929]] yang akhirnya berakibat pada [[Great Depression]].
 
== Bentuk kebutuhan marjin ==
 
=== Marjin pelunasan kini ===
'''Marjin pelunasan kini''' atau '''current liquidating margin''' adalah nilai dari posisi sekuriti apabila akan diuangkan saat ini. Dalam arti kata lain, apabila sipemegang memiliki posisi "short" , nilai ini adalah merupakan nilai uang yang dibutuhkan untuk melakukan pembelian kembali, apabila ia berada pada posis "long" maka nilai ini adalah nilai yang akan diperolehnya dengan menjual posisi tersebut.
 
=== Marjin variasi ===
'''Marjin variasi''' atau '''''variation margin''''' atau juga disebut '''''maintenance margin''''' adalah bukan merupakan jaminan namun merupakan perhitungan harian atas keuntungan dan kerugian. Dalam [[kontrak berjangka]] dilakukan [[mark to market]] ( perhitungan nilai pasar sesungguhnya) setiap harinya dimana harga hari ini diperbandingkan dengan harga hari sebelumnya. Keuntungan atau kerugian pada hari tersebut dibayarkan atau dedebet dari akun nasabah oleh [[bursa berjangka]]. Hal ini dimungkinkan sebab bursa berjangka adalah merupakan mitra pengimbang sentral (central counterparty) terhadap semua [[kontrak berjangka]] di bursa, dan jumlah kontrak "long" adalah setara dengan jumlah kontrak "short" . Pada beberapa bursa berjangka yang memperdagangkan produk [[derivatif]] seperti [[opsi (keuangan)|opsi)]] terhadap [[kontrak berjangka]] juga dilakukan [[Mark to market]].
 
=== Marjin premium ===
Penjual opsi memiliki kewajiban untuk menyerahkan aset acuan dari opsi tersebut apabila akan dilakukan eksekusi pelaksanaan opsi. Guna menjamin bahwa penjual opsi akan senantiasa dapat memenuhi kewajibannya maka penjual opsi ini wajib untuk menempatkan jaminan . Marjin premium ini adalah setara dengan nilai yang dibutuhkan penjual opsi guna melakukan pembelian kembali opsi dan menutup posisinya.
 
=== Penambahan marjin ===
'''Penambahan marjin''' dibutuhkan untuk melindungi kerugian potensial pada nilai posisi hari berikutnya, yang dihitung berdasarkan perhitungan kerugian potensial dalam skenario terburuk yang mungkin terjadi.
 
==Kebutuhan marjin minimum==<!-- This section is linked from [[Saham]] -->
'''Kebutuhan marjin minimum''' adalah kiebutuhankebutuhan minimum yang harus dipenuhi oleh marjin yang ditempatkan dalam akun marjin sebagai jaminan. Apabila [[investor]] mengambil berbagai posisi pada bursa maka marjin minimum ini dapat dengan mudah dilakukan "netting".
 
{{Info|scheme=blue|left|pesan=Contoh :
Seorang investor menjual [[Opsi (keuangan)|opsi beli]] dimana pembeli memiliki hak untuk membeli 100 lembar [[saham]] pada PT Wikiwiki dengan harga Rp. 9.000. Ia menerima premi opsi sebesar Rp. 1.400 . Nilai opsi tersebut adalah Rp. 1.400 yang merupakan marjin premium. Bursa melakukan perhitungan dengan menggunakan nilai historis bahwa nilai opsi tersebut tidak akan berada diatasdi atas Rp. 1.700 pada hari berikutnya dengan keyakinan 99%. Oleh karenanya kebutuhan marjin tambahan ditetapkan pada Rp. 300, dan investor harus menempatkan sekurang-kurangnya Rp. 1.400 + Rp. 300 = Rp. 1.700 pada akun marjinnya sebagai jaminan. }}
 
== Marjin call ==
'''Marjin call''' <ref> Istilah "marjin call" ini walaupun berasal dari bahasa Inggris namun digunakan secara umum sebagai istilah lazim dalam dunia keuangan dimana hal ini bisa dilihat contohnya pada [www.bapepam.go.id/pasar_modal/regulasi_pm/peraturan_pm/V/V.D.8.pdf Situs BAPEPAM] yang merupakan lembaga otoritas pasar modal di Indonesia.</ref> adalah merupakan suatu "peringatan" yang diterbitkan oleh perusahaan pialang atau otoritas bursa apabila marjin yang ditempatkan dalam akun marjin berada dibawah "kebutuhan marjin minimum". Investor harus segera meningkatkan akun marjin yang ditempatkannya atau ia terpaksa harus menutup posisinya dengan cara menjual sekuriti, opsi atau kontrak berjangka yang dimilikinya ( apabila ia pada posisi "long") atau melakukan pembelian kembali (apabila ia dalam posisi "short").
 
== Rasio marjin ekuiti ==
'''Rasio marjin ekuiti''' adalah suatu istilah yang digunakan oleh [[spekulasi|spekulator]], yang menunjukkan nilai dari modal perdagangan mereka yang ditahan sebagai marjin pada saat tertentu. Para pedagang ini sangat jarang ( dan tidak dianjurkan) untuk menempatkan 100% modalnya sebagai marjin, dimana kemungkinan untuk kehilangan seluruh modalnya adalah sangat besar. Sebaliknya apabila rasio marjin ekuiti sangat rendah sehingga membuat modal sipedagang setara dengan nilai daripada [[kontrak berjangka]] maka mereka tidak akan mendapatkan keuntungan dari [[daya ungkit (keuangan|daya ungkit]] yang merupakan nilai tambah dari kontrak berjangka. Seorang pedagang konservatif biasanya memiliki rasio marjin ekuiti sebesar 15% sedangkan pada pedagang yang lebih agresif baisanya memiliki 40%.
 
==Rasio Imbal hasil marjin ekuiti==
'''Imbal hasil marjin''' '''''Return on margin''''' (ROM) seringkalisering kali digunakan untuk menilai performa sebab ini menunjukkan keuntungan bersih atau kerugian bersih berbanding dengan resikorisiko yang nampaktampak pada bursa sebagaimana dinyatakan dalam bentuk "kebutuhan marjin". Imbal hasil marjin ini dapat dihitung dengan rumusan (realisasi hasil) / (marjin awal). Sedangkan imbal hasil marjin secara tahunan adalah dihitung dengan rumusan :
'''Rasio marjin ekuiti''' adalah suatu istilah yang digunakan oleh [[spekulasi|spekulator]], yang menunjukkan nilai dari modal perdagangan mereka yang ditahan sebagai marjin pada saat tertentu. Para pedagang ini sangat jarang ( dan tidak dianjurkan) untuk menempatkan 100% modalnya sebagai marjin, dimana kemungkinan untuk kehilangan seluruh modalnya adalah sangat besar. Sebaliknya apabila rasio marjin ekuiti sangat rendah sehingga membuat modal sipedagang setara dengan nilai daripada [[kontrak berjangka]] maka mereka tidak akan mendapatkan keuntungan dari [[daya ungkit (keuangan|daya ungkit]] yang merupakan nilai tambah dari kontrak berjangka. Seorang pedagang konservatif biasanya memiliki rasio marjin ekuiti sebesar 15% sedangkan pada pedagang yang lebih agresif baisanya memiliki 40%.
 
==Imbal hasil marjin==
'''Imbal hasil marjin''' '''''Return on margin''''' (ROM) seringkali digunakan untuk menilai performa sebab ini menunjukkan keuntungan bersih atau kerugian bersih berbanding dengan resiko yang nampak pada bursa sebagaimana dinyatakan dalam bentuk "kebutuhan marjin". Imbal hasil marjin ini dapat dihitung dengan rumusan (realisasi hasil) / (marjin awal). Sedangkan imbal hasil marjin secara tahunan adalah dihitung dengan rumusan :
 
<center>(Imbal hasil marjin + 1)<sup>(tahun/masa perdagangan)</sup> - 1</center>
 
== Lihat pula ==
* [[Kontrak berjangka]]
* [[Derivatif]]
Baris 57 ⟶ 54:
* [[Jaminan performa]]
 
== Pranala luar ==
* [http://www.sec.gov/investor/pubs/margin.htm ''Margin: Borrowing Money To Pay for Stocks''], online at the [[United States Securities and Exchange Commission|SEC]] government website
 
 
== Catatan kaki ==
Baris 66 ⟶ 62:
 
[[Kategori:Derivatif]]
 
[[en:Margin (finance)
[[ja:信用取引]]
[[ru:Маржинальная торговля]]
[[zh:孖展]]