Partai Bulan Bintang

partai politik di Indonesia
Revisi sejak 6 April 2018 07.27 oleh Hanamanteo (bicara | kontrib) (Membatalkan 1 suntingan oleh 114.142.168.57 (bicara) ke revisi terakhir oleh Rachmat04. (TW))

Partai Bulan Bintang (PBB) adalah sebuah partai politik Indonesia berasaskan Islam dan juga sebagai partai penerus Masyumi yang pernah jaya pada masa Orde Lama. Partai Bulan Bintang didirikan pada 17 Juli 1998.

Partai Bulan Bintang
Ketua umumYusril Ihza Mahendra
Sekretaris JenderalJurhum Lantong
Dibentuk17 Juli 1998; 26 tahun lalu (1998-07-17)
Kantor pusatPasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
IdeologiIslam
Kursi di DPR
0 / 560
Situs web
http://partaibulanbintang.com/

Latar belakang

Partai Bulan Bintang telah ikut pemilu selama empat kali yaitu pada Pemilu tahun 1999, 2004, 2009 dan 2014. Pada Pemilu tahun 1999, Partai Bulan Bintang mempu meraih 2.050.000 suara atau sekitar 2% dan meraih 13 kursi DPR RI. Sementara pada Pemilu 2004 memenangkan suara sebesar 2.970.487 pemilih (2,62%) dan mendapatkan 11 kursi di DPR.

Partai ini sebelumnya diketuai oleh Yusril Ihza Mahendra, tokoh yang pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara di massa Presiden SBY, Yusril juga dikenal sebagai tokoh yang memelopori Amendemen Konstitusi Pasca Reformasi, di tengah tuntutan Federalisme dari beberapa tokoh. Berikutnya MS Kaban dipilih sebagai ketua umum pada 1 Mei 2005. MS Kaban ketika itu menjabat Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I.

Dalam Pemilihan Umum Anggota Legislatif 2009, partai ini memeroleh suara sekitar 1,8 juta yang serata dengan 1,7% yang berarti tidak mampu meraih perolehan suara melebihi parliamentary threshold 2,5% sehingga berakibat pada tidak memiliki wakil seorang pun di DPR RI , meski di beberapa daerah pemilihan beberapa calon anggota DPR RI yang diajukan memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai Anggota DPR RI. Dalam pemilu legislatif 2014, PBB meraih suara sebesar 1 sampai 2 persen yang dianggap tidak lolos bersama PKPI.

Namun, partai yang memperjuangkan syari'at Islam masuk dalam sistem hukum di Indonesia sebagai icon perjuangannya ini, masih memiliki sekitar 400 Anggota DPRD baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Sejak Muktamar ke-3, April 2010, di Medan partai ini telah menetapkan kembali MS Kaban sebagai Ketua Umum Sedangkan BM Wibowo Hadiwardoyo mantan Sekjen Organisasi massa Islam Hidayatullah diangkat sebagai Sekretaris Jenderal dan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH., M.Sc. sebagai Ketua Majelis Syura sedangkan DR. Fuad Amsyari sebagai Ketua Dewan Kohormatan Partai.

Partai ini kemudian diloloskan KPU sebagai peserta pemilu 2014 dan mendapat nomor urut 14.

Pada 26 April 2015, Yusril Ihza Mahendra terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang di Muktamar IV PBB[1] menggantikan MS Kaban. Ia terpilih terpilih secara aklamasi setelah calon lainnya Rhoma Irama tidak datang ke arena muktamar pada pemilihan ketua umum[2].

Pemilu Total kursi Total pemilihan Persentase Hasil Urutan
1999
13 / 462
2.049.708 1,94% Partai baru 6
2004
11 / 550
2.970.487 2,62%  2 kursi 8
2009
0 / 560
1.864.752 1,79%  11 kursi 10
2014
0 / 560
1.825.750 1,46%   0 kursi 11

Susunan Pengurus

Berikut merupakan susunan pengurus Partai Bulan Bintang periode 2015–2020[3][4]

  • Ketua Umum : Yusril Ihza Mahendra
  • Ketua Harian : Jamaluddin Karim
  • Ketua Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan Infrastruktur Partai : Dwianto Ananias
  • Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kelembagaan : Muhanto
  • Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama dan Luar Negeri : Taufik Rahman
  • Ketua Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah : Yusuf Khasani
  • Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika : Harjono Padmono Putro
  • Ketua Bidang Hukum dan HAM : Fachmi
  • Ketua Bidang Politik dan Pembangunan Daerah : Afriansyah Noer
  • Ketua Bidang Pemuda dan Mahasiswa : Abdul Halim
  • Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Perempuan : Ramdhyana Nuzul Qadrina
  • Ketua Bidang Keadilan Ekonomi dan Pembangunan : Mawardi Abdullah
  • Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Maritim, dan Infrastruktur : Nawawi Lubis
  • Ketua Bidang Pendidikan dan Aksi Sosial Kemasyarakatan : Zulkifli
  • Ketua Bidang Pengembangan Wakaf Zakat dan Sadaqah : Henry Tanjung
  • Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral : Achmad Bachtiar Amin
  • Sekretaris Jenderal : Jurhum Lantong

Pranala luar

Referensi

  1. ^ Artikel:"Rhoma Irama Tak Datang, Yusril Jadi Ketum Partai Bulan Bintang" di Kompas.com
  2. ^ Artikel:"Rhoma Irama Mundur, Yusril Terpilih Jadi Ketua Umum PBB" di detik.com
  3. ^ "Raja Dangdut Tak Masuk Kepengurusan PBB, Ini Penjelasan Yusril". JPNN.com<. 1 Juli 2015. Diakses tanggal 27 Januari 2018. 
  4. ^ "Struktur DPP PBB". Partai Bulan Bintang. Divisi Komunikasi Partai Bulan Bintang. Diakses tanggal 27 Januari 2018.