Trihari Suci

Revisi sejak 19 Mei 2014 09.42 oleh BP19Alvian (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{inuseBP|BP19Alvian|27 Juni 2014|16 Mei 2014}} Di dalam Liturgi Gereja Katolik dikenal '''Trihari Suci''', yakni Kamis Putih,Jumat Agung dan Sabtu...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Di dalam Liturgi Gereja Katolik dikenal Trihari Suci, yakni Kamis Putih,Jumat Agung dan Sabtu Suci atau tiga hari suci Paskah. [1] Trihari Suci diawali dengan misa petang pada Kamis Putih, memuncak pada perayaan Malam Paskah, dan berakhir pada ibadah Sore Minggu Paskah. [1] Selama tiga hari suci Paskah ini, Gereja merayakan misteri terbesar karya penebusan: sengsara, wafat dan kebangkitanYesus. [1] Trihari suci sendiri merupakan hasil perkembangan siklus Paskah pada abad ke-4. [2] Agustinus (354-430) menetapkan bahwa sejak Jumat Agung hingga Paskah adalah trihari terkudus untuk peristiwa penyaliban, pemakaman, kebangkitan Yesus. [2]

Referensi

  1. ^ a b c (Indonesia)"Katolik" (PDF). 
  2. ^ a b (Indonesia)Rachman, Rasid. 2005. Hari Raya Liturgi. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hal. 69-70.