Bilangan 20

Revisi sejak 2 September 2016 13.29 oleh AABot (bicara | kontrib) (Robot: Perubahan kosmetika)

Bilangan 20 (disingkat Bil 20) adalah bagian dari Kitab Bilangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks

Waktu

  • Peristiwa yang dicatat di pasal ini terjadi pada bulan yang ke-1 dalam tahun yang ke-40 sesudah bangsa Israel keluar dari tanah Mesir[3] (~1407 SM).

Struktur

Ayat 1

Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ.[3]

Peristiwa-peristiwa dalam pasal ini dimulai pada tahun ke-40 setelah mereka ke luar dari Mesir (lihat Bilangan 20:22–29; 33:38). Bangsa itu telah mengembara di padang gurun selama 39 tahun. Sebagian besar angkatan pertama telah mati tanpa menerima apa yang dijanjikan karena ketidakpercayaan mereka (lihat Bilangan 13:1–14:45); tidak lama kemudian anak-anak mereka akan memasuki negeri yang dijanjikan.[4]

Ayat 13

Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.

Kitab Keluaran 17, 40 tahun yang sebelumnya, Musa juga mencatat sebuah tempat bernama Meriba (Rafidim) secara sekilas. Namun di sini, di "Meriba dekat Kadesh di Padang Gurun Zin", Musa dan Harun berdosa yang menyebabkan mereka tidak akan masuk Kanaan. (Bilangan 27:12-14). Hal itu terjadi setelah Miryam meninggal. Tidak diketahui apakah Meriba Rafidim tersebut sama atau berbeda dengan Meriba Kadesh.

Perbandingan Keluaran 17 dan Bilangan 20:

  • Di Masa dan Meriba (Rafidim) tidak ada air, dan bangsa Israel bertengkar dengan Musa. Di Meriba Kadesh tidak ada air, dan bangsa Israel bertengkar dengan Musa dan Harun
  • Di Rafidim, Musa berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menyuruh Musa membawa tua-tua Israel dan pergi memukul gunung batu (tsur) di Horeb dengan tongkat Musa, "dan dari dalamnya akan keluar air" (pada waktu itu Kemah Pertemuan belum dibuat). Di Kadesh, Musa dan Harun sujud di depan pintu Kemah Pertemuan, dan Tuhan menyuruh Musa dan Harun membawa tongkat (tidak dituliskan tongkat Musa atau tongkat Harun) dan mengumpulkan bangsa Israel, kemudian "[mengatakan] di depan mata mereka kepada bukit batu itu (cela) supaya diberi airnya"
  • Di Rafidim, Musa mengikuti perintah Tuhan tanpa insiden, sementara di Kadesh, Musa tidak melakukan seperti yang diperintahkan, akibatnya ia dan Harun dihukum Tuhan.

Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya. Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?" Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka."

Tempat ini juga digunakan sebagai peringatan kepada Israel (Mazmur 81:8; 106:32). Rasul Paulus menggunakan tempat ini sebagai ilustrasi Kristus. (1 Korintus 10:1-4)

Ayat 28

Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, anaknya. Lalu matilah Harun di puncak gunung itu, kemudian Musa dengan Eleazar turun dari gunung itu.[5]

Referensi

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ a b Bilangan 20:1
  4. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  5. ^ Bilangan 20:28

Lihat pula

Pranala luar