Epsilon Eridani b

planet luar surya di rasi bintang Eridanus

Epsilon Eridani b adalah planet ekstrasurya yang mengorbit bintang Epsilon Eridani pada rasi bintang Eridanus. Komposisi penyusun atmosfer planet ini masih belum diketahui karena jaraknya yang sangat jauh dari tata surya dan bumi.

Epsilon Eridani b
Planet luar surya Daftar planet luar surya

Konsep Gambar Artis Mengenai Planet Epsilon Eridani b
yang mengorbit bintang induknya
Bintang utama
Bintang Epsilon Eridani
Rasi bintang Eridanus
Asensio rekta (α)  03j 32m 55.8442d
Deklinasi (δ)  −09° 27′ 29.744″
Magnitudo tampak (mV) 3.73
Jarak10.5 ± 0.03 tc
(3.218 ± 0.009 pc)
Tipe K2V
Elemen orbit
Sumbu semi-mayor(a) ~3.4 SA
Periode orbit(P)~2500 h
Ciri-ciri fisik
Massa(m)~1.56 MJ
Keterangan penemuan
Tanggal penemuan 7 Agustus 2000
Penemu Hatzes et al.
Metode penemuan Spektroskopi Doppler
Tempat penemuan Amerika Serikat
Status penemuan Belum dikonfirmasi
Referensi basis data
Extrasolar Planets
Encyclopaedia
data
SIMBADdata

Penemuan

Keberadaan Planet Ini Sudah Diduga Canadian Team led oleh Bruce Campbell dan Gordon Walker pada awal tahun 1990, tetapi pengamatan yang mereka lakukan tidak cukup untuk mendefinisikan penemuan yang sebenarnya. Penemuan yang resmi diumumkan pada tanggal 7 Agustus 2000 oleh team led, Artie Hatzes. Berdasarkan penemuan itu diketahui massa planet tersebut adalah 1.2 ± 0.33 kali massa Jupiter, dengan jarak dari bintang 3,4 SA. Para pengamat, termasuk Geoffrey Marcy, menyarankan informasi lebih banyak mengenai efek goyangan bintang doppler yang terbentuk dengan ukurannya yang besar dan medan magnet yang bervariasi dibutuhkan untuk mengkonfirmasi planet.

Pada tahun 2006, Teleskop Luar Angkasa Hubble membuat pengukuran Astrometrik dan menkonfirmasi keberadaan planet. Pengamatan tersebut mengindikasi bahwa planet tersebut memiliki massa 1,5 kali massa Jupiter dan membagi menjadi beberapa bidang yang sama di luar suatu piringan yang mengandung debu yang diamati disekitar bintang. Orbit yang berasal dari pengukuran adalah eksentrik: baik 0.25 maupun 0.7.

Sementara itu Teleskop Luar Angkasa Spitzer mendeteksi Sabuk Asteroid yang jaraknya kira - kira 3 SA dari bintang. Pada tahun 2009 Tim Brogi mengklaim bahwa pengusulan eksentrisitas planet dan sabuk ini tidak konsisten. Planet melewati sabuk asteroid dan jelas cepat mengikis materialnya.

Planet dan orbit dalamnya akan aman apabila apabila garis orbitnya bermigrasi ke luar Sabuk Komet (jika diketahui).

Referensi

Pranala luar