Stasiun Pondok Cina
Stasiun Pondok Cina (POC), sering disingkat sebagai Stasiun Pocin, merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pondok Cina, Beji, Depok. Stasiun yang terletak pada ketinggian +74 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun Pondok Cina merupakan salah satu stasiun yang dekat dengan Universitas Indonesia.
Stasiun Pondok Cina
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Nama lain | Stasiun Pocin | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lokasi |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Koordinat | 6°22′21″S 106°49′53″E / 6.37250°S 106.83139°E | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ketinggian | +74 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Operator | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Letak | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jumlah peron | Dua peron sisi yang tinggi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jumlah jalur | 2 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Layanan | KRL Commuter Line | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Konstruksi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jenis struktur | Atas tanah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Informasi lain | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kode stasiun |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Klasifikasi | II[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Operasi layanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lokasi pada peta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Stasiun ini biasa digunakan oleh mahasiswa UI dan Universitas Gunadarma untuk naik-turun KRL. Stasiun Pondok Cina terletak sangat strategis, di belakang Depok Town Square, Margo City, dan Code Margonda.
Sejarah
Nama Pondok Cina diambil dari nama kelurahan tempat stasiun ini berlokasi. Berdasarkan cerita yang dituturkan para sesepuh setempat, asal-usul pemberian nama "Pondok Cina" dikarenakan lokasi tersebut adalah tempat pemondokan para pedagang etnis Tionghoa yang umumnya datang dari daerah Kota Tua Jakarta dan Glodok yang akan berniaga di Pasar Depok. Pada masa penjajahan Belanda, penguasa VOC, Cornelius Chastelein melarang para etnis Tionghoa untuk bermukim di Depok. Chastelein mengolah kawasan ini menjadi kawasan pertanian dengan hasil bumi melimpah dan membangun sebuah pasar. Sampai akhirnya Depok dapat mengekspor hasil buminya ke Jakarta dan berkembang menjadi kawasan makmur serta memiliki daya beli yang tinggi. Tidak heran para pedagang yang sebagian besar berasal dari tionghoa pun ikut berdagang di kawasan ini. Mereka merupakan pedagang kelontong dan kebutuhan pokok. Sehingga, setiap hari Minggu para pedagang Tionghoa sudah berkumpul dan membuat pemondokan di daerah yang kelak diberi nama Pondok Cina untuk kemudian mulai menjajakan dagangan di Pasar Depok pada hari Senin yang saat itu penuh pengunjung.[3]
Layanan kereta api
KRL Commuter Line
- Red Line
- (Depok branch), tujuan Depok dan tujuan Jakarta Kota
- (Bogor branch), tujuan Bogor dan tujuan Jakarta Kota
- Yellow Line
- (Depok branch), tujuan Depok dan tujuan Jatinegara
- (Bogor branch), tujuan Bogor dan tujuan Jatinegara
- (Angke branch), tujuan Angke dan tujuan Bogor
- (Nambo branch), tujuan Nambo dan tujuan Angke
Antarmoda pendukung
Jenis angkutan umum | Trayek | Tujuan |
---|---|---|
Transjabodetabek Reguler | DJ1 | Terminal Depok–Terminal Lebak Bulus (via Margonda - Lenteng Agung Raya - T.B. Simatupang) |
DJ2 | Terminal Depok-Terminal Kalideres (via T.B. Simatupang - Metro Pondok Indah - Sultan Iskandar Muda - Daan Mogot) | |
Angkot[4] | D11 | Terminal Depok–Tugu |
112 | Terminal Depok–Terminal Kampung Rambutan (Via Raya Bogor) | |
KWK[4] | T19 | Terminal Depok–Terminal Kampung Rambutan (Via Lenteng Agung) |
KAD Miniarta[4] | M03 | Terminal Depok–Terminal Pasar Minggu |
M04 | Abadijaya–Terminal Pasar Minggu |
Referensi
- ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
- ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ^ Bambang Arifianto (Oktober 2017). "Asal Nama Pondok Cina dan Kisah Terusirnya Tionghoa dari Pancoran Mas". Pikiran Rakyat.
- ^ a b c "Rute Angkot di Depok". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-06-27.
Lua error in Modul:Adjacent_stations at line 237: Jalur tidak dikenal "Manggarai–Padalarang".
6°22′11″S 106°49′54″E / 6.369702°S 106.831795°E{{#coordinates:}}: tidak bisa memiliki lebih dari satu tag utama per halaman