Sepak raga

Olah raga tradisional Indonesia dan Malaysia
Revisi sejak 22 Juli 2021 11.33 oleh Northheavensky (bicara | kontrib) (Memperbaiki dan menambahkan konten)

Sepak raga (bahasa Minangkabau: sipak rago) adalah olahraga tradisional Indonesia dan Malaysia, yang dikembangkan di Kepulauan Melayu. Permainan ini berkaitan dengan sepak takraw modern. Permainan serupa termasuk voli kaki dan permainan tradisional tiongkok jianzi.

Sepak raga
Paraga atau Maraga, variasi sepak raga yang berasal dari suku Bugis dan Makassar
Pertama dimainkanKepulauan Melayu[1][2][3]
Karakteristik
Kontak fisikTidak
Anggota timVariasi
KategoriIndoor dan Outdoor
PeralatanBola rattan, plastik karet sintetis
Keberadaan
OlimpiadeTidak

Permainan ini dimainkan oleh lima sampai sepuluh orang dengan membentuk lingkaran di lapangan terbuka, dimana bola dimainkan dengan kaki dan teknik tertentu agar bola berpindah dari satu pemain ke pemain lain tanpa jatuh ke tanah. sepak raga terbuat dari daun kelapa muda atau kulit rotan yang dianyam dengan tangan. Olahraga ini membutuhkan kecepatan, kelincahan, dan penguasaan bola.

Tradisi sepak raga ditemukan di berbagai daerah di kepulauan Indonesia, antara lain Sumatera Barat: sipak rago; Riau dan Sumatera Utara: rago tinggi; Sulawesi: paraga. Hal ini juga ditemukan di wilayah Semenanjung Melayu, termasuk Johor, Penang dan Pahang.

Perbedaan utama sepak raga dengan sepak takraw terletak pada penggunaan jaring (net) yang ditemui pada sepak takraw, tetapi tidak dipakai pada sepak raga.

Sejarah

Sepak takraw dikenal oleh masyarakat Indonesia dan Malaysia di beberapa daerah seperti Kalimantan, Semenanjung Malaya, Sumatera dan Sulawesi sebagai Sepak raga, yaitu permainan anak-anak setempat yang masih menggunakan bola yang terbuat dari rotan. Dalam permainan ini, setiap pemain harus menunjukkan kemahiran dalam penanganan bola: pemain memainkan bola rotan dengan semua anggota badan kecuali dengan tangan seperti kaki, paha, dada, bahu, kepala, dan harus memastikan bahwa bola tidak jatuh ke tanah. . Perkembangan sepaktakraw di negara-negara Asia khususnya Asia Tenggara telah mengenal permainan bola rotan sejak lama.[4][5][6]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Dunsmore, Susi (1983). Sepak Raga. University of Michigan. hlm. 2. 
  2. ^ Brown, Charles Cuthbert (1970). Sejarah Melayu; or, Malay annals: an annotated translation [from the Malay]. Oxford University Press. hlm. 89. 
  3. ^ detikSport (2013-04-05). "Genealogi Sepakbola Indonesia (Bagian 1): Nusantara Bermain Bola". Detik.com. Diakses tanggal 2021-02-18. 
  4. ^ detikSport (2013-04-05). "Genealogi Sepakbola Indonesia (Bagian 1): Nusantara Bermain Bola". Detik.com. Diakses tanggal 2021-02-18. 
  5. ^ Aditya Widya Putri (2018-09-01). "Sepak Takraw yang Diperebutkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand". Tirto.com. Diakses tanggal 2021-01-26. 
  6. ^ Shawn Kelley. "Takraw: A Traditional Southeast Asian Sport". Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 July 2007. Diakses tanggal 30 July 2007.