George Berkeley (12 Maret 1685 – 14 Januari 1753) adalah seorang filsuf Irlandia yang juga menjabat sebagai uskup di Gereja Anglikan.[1] Bersama John Locke dan David Hume, ia tergolong sebagai filsuf empiris Inggris yang terkenal.[1] Ia dilahirkan pada tahun 1685 dan meninggal pada tahun 1753.[1] Berkeley mengembangkan suatu pandangan tentang pengenalan visual tentang jarak dan ruang.[1] Selain itu, ia juga mengembangkan sistem metafisik yang serupa dengan idealisme untuk melawan pandangan skeptisisme.[1]

George Berkeley

Inti pandangan filsafat Berkeley adalah tentang "pengenalan".[2] Menurut Berkeley, pengamatan terjadi bukan karena hubungan antara subyek yang mengamati dan obyek yang diamati.[2] Pengamatan justru terjadi karena hubungan pengamatan antara pengamatan indra yang satu dengan pengamatan indra yang lain.[2] Misalnya, jika seseorang mengamati meja, hal itu dimungkinkan karena ada hubungan antara indra pelihat dan indra peraba.[2] Indra penglihatan hanya mampu menunjukkan ada warna meja, sedangkan bentuk meja didapat dari indra peraba.[2] Kedua indra tersebut juga tidak menunjukkan jarak antara meja dengan orang itu, sebab yang memungkinkan pengenalan jarak adalah indra lain dan juga pengalaman.[2] Dengan demikian, Berkeley mengatakan bahwa pengenalan hanya mungkin terhadap sesuatu yang kongkret.[2]

Referensi

  1. ^ a b c d e (Inggris) John R. Searle. 1999. "Berkeley, George". In The Cambridge Dictionary of Philosophy. Robert Audi, ed. 83-85. London: Cambridge University Press.
  2. ^ a b c d e f g Harun Hadiwijono. 1983. Sari Sejarah Filsafat Barat 2. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 50-53.