Poké Ball (モンスターボール, Monsutābōru, Monster Ball dalam versi asli bahasa Jepang) adalah sebuah alat yang digunakan untuk menangkap Pokémon dan menyimpannya bila tidak digunakan untuk bermain atau bertarung. Alat ini dapat kita temukan dalam serial TV Pokémon dan juga versi video game-nya. Poké Ball adalah simbol utama dari media waralaba ini, dan dapat ditemukan di semua produk merchandise Pokémon.

Supaya sama dengan versi dalam bahasa Inggris, maka dalam artikel ini digunakan kata Poké Ball dibanding versi bahasa Indonesianya yaitu Bola Poké (atau Bola Monster) yang oleh kebanyakkan fans Pokémon Indonesia dinilai kurang lazim penggunaan katanya.

Informasi utama

Penampilan luar

Sebuah Poké Ball memiliki bagian tengah yang polos, yang membagi bola menjadi dua bagian, dengan warna putih di bagian bawah dan warna merah di bagian atas. Selain itu ada juga sebuah lingkaran kecil di bagian tengah, yang berfungsi sebagai tombol ekspansi.

Rancangan

Poké Ball dirancang supaya praktis, sistematis, dan efektif. Bola yang banyak disebut orang sebagai bola ajaib ini dapat menyimpan Pokémon (dan beberapa benda kecil lain) sebesar Onix, dan seberat Snorlax dalam ukuran ringkas dan padat. Ketika dua Pokémon besar tadi masuk dalam Poké Ball, mereka berubah menjadi sangat ringan dan kecil.

Sejak awal serial Pokémon, Poké Ball ditampilkan dalam dua ukuran. Sebuah ukuran digambarkan sangat kecil, sebesar ukuran bola tenis meja, dan satu lagi berukuran besar (kira-kira sebesar bola tenis lapangan), dimana ukuran ini muncul ketika Poké Ball dipakai untuk menangkap, mengeluarkan, atau menerima, dsb. sebuah Pokémon. Sebenarnya, ukuran asli dari Poké Ball adalah ukuran yang kecil, jika dalam keadaan biasa saat tidak diaktifkan. Untuk mengaktifkannya, sang Pokémon Trainer harus menekan tombol ditengah, dan Poké Ball akan kembali keukuran semula. Tetapi dalam serial TV, hal ini hanya diperlihatkan sesekali oleh para karakter anime.

Sebenarnya, Poké Ball berisi banyak fitur yang sangat sedikit sekali dijelaskan dalam serial TV, manga, atau video game. Meskipun sangat efektif untuk menangkap atau mengandangkan seekor Pokémon, ada beberapa Pokémon yang tidak suka dengan Poké Ball. Pikachu milik Ash dan Meowth milik Team Rocket adalah salah satunya. Tetapi ada juga beberapa Pokémon lain yang bandel dan selalu keluar sendiri dari dalam Poké Ball meskipun mereka sudah dimasukkan kedalamnya. Salah satu contohnya adalah Wobbuffet milik Jessie Team Rocket. Untuk mengatasi hal ini, pembuat Poké Ball berusaha menemukan jalan keluar terbaik, salah satunya dengan menemukan Friend Ball dan Luxury Ball yang bisa membantu Pokémon-Pokémon diatas lebih nyaman dan lebih baik ketika dibawa oleh para pelatihnya.

Fungsi

Menangkap

Dalam dunia fiksi Pokémon, para ilmuwan selalu berusaha menemukan jalan keluar terbaik untuk bisa menyerap energi kedalam suatu barang tanpa merusaknya. Poké Ball adalah salah satunya. Ketika Poké Ball dilemparkan (dan mengenai) kepada tubuh Pokémon, bola ini akan terbuka. Dalam versi serial TV, tombol yang berada di tengah Poké Ball harus ditekan agar Pokémon tersebut bisa masuk. Poké Ball selanjutnya akan mengubah Pokémon (atau benda kecil lain) menjadi sebuah energi, dan akan membuatnya terkunci didalam Poké Ball. Pokémon baru yang tertangkap masuk ke dalam Poké Ball akan mencoba melawan. Jika ia gagal lolos, maka Pokémon tersebut menjadi milik sang penangkap.

Dalam versi serial TV dan video game, manusia tidak bisa tertangkap olej Poké Ball, tetapi beberapa objek kecil seperti beras, batu, dsb. bisa saja masuk dan tertangkap oleh Poké Ball sekadar untuk menambah kesan komedi dalam anime. Faktanya, sebenarnya bisa saja Poké Ball menyakiti manusia (Jessie dari Team Rocket pernah terluka ketika ia melindungi Sudowoodo dari sebuah Poké Ball yang bermaksud akan menangkapnya). Dalam manga sempat diceritakan bahwa jika manusia terkena Poké Ball, maka ia akan berubah menjadi Pokémon, tetapi konsep ini tidak pernah digambarkan secara detail dalam cerita atau gambar dalam manga.

Mengeluarkan dan memanggil

Ketika kita akan mengeluarkan Pokémon untuk bertarung, Poké Ball selalu akan kita lemparkan dan kemudian bola tersebut terbuka dan mengeluarkan Pokémon. Selanjutnya Poké Ball tadi akan kembali ke tangan sang Trainer. Dalam game, bola akan dilemparkan ke tanah, berputar, dan kemudian keluarlah Pokémon yang kita panggil untuk bertarung tersebut.

Sebaliknya, jika kita akan memanggil Pokémon yang telah dikeluarkan, caranya lebih mudah. Kita hanya tinggal menekan tombol yang berada di bagian tengah Poké Ball, dan sang Pokémon tersebut akan masuk ke dalamnya secara otomatis.

Perbedaan antara memanggil dan mengeluarkan Pokémon ada pada pancaran energi yang keluar saat kita melakukan kedua hal tadi. Jika kita menangkap atau memanggil Pokémon masuk ke dalam bola, maka pancaran sinar merah akan terlihat. Sebaliknya jika kita mengeluarkan seekor Pokémon, energi berwarna putih akan terpancar. Dan jika Pokémon tersebut di lepas atau di tukar, maka sinar yang akan keluar adalah berwarna biru.

Penyimpanan

Konversi energi ketika kita menyimpan seekor Pokémon dalam Poké Ball disesuaikan dengan berat dan tinggi Pokémon tersebut. Supaya tetap pas dalam Poké Ball, maka dengan otomatis, Poké Ball akan menyesuaikan energi yang diterima dari Pokémon agar pas dan tidak terlalu berat. Tetapi seperti yang sudah disebutkan diatas, ada beberapa Pokémon yang tidak suka atau bisa mengakali Poké Ball, seperti Pikachu milik Ash, Meowth Team Rocket, dan Wobbuffet milik Jessie.

Menyimpan sebuah Poké Ball, baik dengan Pokémon didalamnya atau tidak, sangat erat kaitannya dengan sebuah komputer khusus. Dalam game dan serial TV, seorang Trainer resmi hanya memiliki slot untuk membawa enam Poké Ball yang berisi Pokémon. Jika ia ditengah jalan menangkap Pokémon lain, maka secara otomatis Pokémon yang tertangkap tadi akan masuk ke sebuah komputer yang dinamakan Pokémon Computer Storage System. Dalam serial TV, Brock menerangkan bahwa Pokedex akan menerangkan kepada Trainer Pokémon jika ia menangkap lebih dari enam Pokemon.

Tidak hanya Pokémon saja yang bisa berubah menjadi energi dan kemudian dikonversikan lagi menjadi Pokémon saat dikeluarkan dari Poké Ball, tetapi benda apa saja, asalkan tidak terlalu besar dan berat, dapat mengalami hal itu. Jadinya, Poké Ball termasuk barang yang praktis dan bagus untuk menyimpan apa saja yang dimiliki oleh setiap Pokémon Trainer.

Pelepasan

Sesuatu yang jarang terjadi dalam anime TV, sebuah episode berjudul When Pokémon Worlds Collide yang mengambil tempat di Sinnoh menggambarkan Paul yang sedang melepas Pokemonnya ke alam liar. Dalam serial TV, jika seorang Trainer melepas Pokemonnya maka sinar biru akan terlihat. Anehnya dalam versi video game, jika pemain game memutuskan untuk melepas Pokemonnya, maka Poké Ball dan juga Pokémon yang ada didalamnya akan sama-sama hilang.

Sejarah

Kurt, seorang karakter yang tidak bisa dimainkan dalam video game Pokémon Gold, Silver, dan Crystal yang banyak disebut sebagai ahli Poké Ball dalam game dan anime, menjelaskan bahwa Poké Ball aslinya merupakan sebuah alat yang ditemukan dan dibuat di suatu tempat yang dinamakan Johto's Apricorn Poké Balls, tetapi kemudian, alat tersebut dibuat secara masal oleh perusahaan besar seperti Silph Co. di Kanto. Sayangnya, semua fungsi utama dan fitur-fitur yang ada di dalam Poké Ball tidak Kurt jelaskan.

Tetapi, tetap saja ada beberapa kejanggalan dalam episode-episode lainnya dalam serial TV Pokémon. Dan hingga saat ini kontroversi seputar awal mula penemuan Poké Ball masih jadi perbincangan diantara para fans Pokémon. Perbedaan dengan episode yang memuat Kurt tadi ada di episode "The Ancient Puzzle of Pokémopolis", dimana seekor Pokémon legenda bernama Alakazam keluar dan kemudian masuk kembali ke dalam sebuah bola yang sangat mirip dengan Poké Ball. Kemudian dalam "Claydol Big and Tall", Claydol raksasa ternyata berisi seekor Pokémon legenda yang membawa batu besar yang sangat mirip dengan Poké Ball. Jadinya, ada beberapa versi tentang sejarah Poké Ball, dan tampaknya memang sengaja dibuat seperti itu untuk menjelaskan mitos-mitos Pokémon layaknya beragam mitos yang ada di dunia nyata.

Jenis Poké Ball

Dalam game versi asli (Red, Blue, dan Yellow) dan serial anime bagian Kanto, ada empat set Poké Ball versi dasar. Setiap set memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Keempat set tadi adalah Poké Ball, Great Ball, Ultra Ball, dan Master Ball. Satu lagi yang sebenarnya termasuk kategori Poké Ball adalah Safari Ball, yang hanya digunakan di Kanto Safari Zone.

Poké Ball Kanto

Empat basis dasar Poké Ball (Poké Ball, Great Ball, Ultra Ball, dan Master Ball) diperkenalkan dalam Pokémon Red dan Blue dan kemudian menjadi dasar bagi semua seri Pokémon sesudahnya, dengan Master Ball sebagai satu-satunya bola yang bisa menangkap Pokémon apapun tanpa gagal. Lainnya adalah Safari Ball (pengecualian untuk Pokémon G2) yang dapat digunakan hanya dalam Safari Zone. Dalam episode pertama serial Pokémon, Ash tampil sedang menonton TV yang menyiarkan acara pertarungan Pokémon, dimana sang Trainer kemudian menggunakan Poké Ball berwarna hijau dan putih (bukan merah dan putih seperti biasanya).

Dalam serial TV, mayoritas Pokémon Trainer menggunakan Poké Ball regular yang berwarna merah-putih. Satu-satunya tipe Poké Ball yang pernah tampil dalam serial Pokémon adalah di episode #1 saat Bruno dari Elite Four memanggil Nidorino dan mengeluarkan Onix dengan memakai Great Ball, dan di episode #351 saat seorang pemancing menggunakan Master Ball untuk menangkap Whiscash, yang ironisnya malah gagal setelah Whiscash kembali masuk ke dalam air.

Episode satu juga memperlihatkan sebuah Poké Ball unik yang diperlihatkan oleh Ritchie yang mempunyai Poké Ball dengan sticker bintang diatasnya, dan Poké Ball yang berisi Pikachu yang memiliki sticker halilintar di bagian atas.

Master Ball

Master Ball adalah sebuah Poké Ball yang dapat menangkap Pokémon apapun tanpa gagal. Mau Pokémon kuat atau Pokémon yang berat atau besar, semuanya dapat ditangkap dengan mudah oleh bola special ini[1] Dalam video game, seorang pemain hanya mendapatkan satu Master Ball. Sebenarnya item Master Ball tersebut dapat kita perbanyak dengan menggunakan Gameshark atau Action Replay.

Poké Ball Johto

Selanjutnya, dalam Pokémon Gold, Silver, dan Crystal sebuah bola baru diperkenalkan, namanya adalah Apricorn Ball. Berbeda dengan Poké Ball yang umum, dimana kita harus menemukan atau membeli, bola Apricorn bisa kita dapat secara gratis. Dalam game, kita hanya perlu menemukan tiga jenis Apricorn yang berbeda warna, dan kemudian memberikannya kepada Kurt di Kota Azalea. Setelah satu hari, kita kemudian datang kembali ke rumah Kurt, dan ia akan memberikan kita sebuah Poké Ball khusus. Dalam video game versi ini dijelaskan secara khusus tentang asal mula sejarah Poké Ball yang berasal dari bahan sintesis, dengan mengunakan Apricorn tadi. Selain Apricorn Ball, ada lagi dua bola khusus, yaitu Park Ball yang mirip dengan Safari Ball di Kanto. Satu lagi adalah GS Ball, sebuah bola rahasia yang dipakai untuk menangkap Celebi, tetapi bola ini hanya ada dalam game Pokémon Crystal versi Jepang.

Poké Ball Hoenn

Di daerah kampung halaman May ini, ada lagi dua jenis Poké Ball baru, yaitu Timer Ball dan Repeat Ball. Kemudian versi penyempurnaan dari dua bola tadi adalah Level Ball, Nest Ball, dan Lure Ball. Semuanya ada dalam seri video game Pokémon Ruby dan Sapphire.

Net Ball dirancang untuk menggantikan Lure Ball, gunanya adalah untuk menangkap atau memancing Pokémon jenis air, dan Pokémon jenis serangga. Bola lain yang mirip dengan Net Ball adalah Dive Ball, yang memiliki kemampuan untuk dibawa menyelam dan menangkap Pokémon yang ada didasar laut.

Dua bola unik lainnya adalah Luxury Ball dan Premier Ball, keduanya memiliki warna yang lain dari biasanya, kurang lebihnya nyaris mirip dengan Master Ball dan Apricorn Ball. Luxury Ball memiliki warna hitam dengan cahaya berkilau layaknya berlian dan tombol di tengah yang berwarna emas. Sementara Premier Ball berwarna putih, dengan strip merah di tengah. Tetapi kekuatan keduanya sebenarnya biasa-biasa saja, atau nyaris sama dengan bola regular. Luxury Ball aslinya adalah saingan dari Friend Ball di Johto.

Poké Ball Sinnoh

Versi lain dari Poké Ball dapat kita temukan di kampung halaman Dawn, Sinnoh. Pertama adalah Dusk Ball yang nyaris sama dengan Ultra Ball, dimana dapat digunakan secara efektif untuk menangkap Pokémon di malam hari, di gua, atau di tempat gelap. Heal Ball, walaupun tidak ada efektifitas dalam menangkap Pokémon, sangatlah berguna bila kita gunakan untuk mengembalikan kekuatan Pokémon. Lainnya adalah Quick Ball, yang sangat efektif untuk memulai pertarungan melawan Pokémon liar.

Bola unik lainnya adalah Cherish Ball, Poké Ball jenis ini tidak dijual, tidak bisa ditemukan, atau tidak bisa dicari dalam kondisi permainan normal. Bola ini hanya dirilis secara khusus dalam suatu event, seperti saat kita mendapatkan Darkrai. Cara kilat dan mudah untuk mendapatkan Cherish Ball adalah dengan menggunakan Gameshark atau Action Replay DS.

Segel bola di Sinnoh

Perbedaan lain antara Poké Ball di Sinnoh dengan ditempat lain (Kanto, Johto, Hoenn) adalah para pemain dapat menyegel bolanya. Pokémon yang terdapat dalam bola yang disegel (yang mirip dengan kapsul berbentuk bola) tidak dapat disimpan dalam Box PC yang ada di Pokémon Centre.

GS Ball

Dalam Pokémon Crystal versi Jepang, ada sebuah bola yang dinamakan GS Ball (G dan S berarti Gold dan Silver, yang merupakan warna bola tersebut) yang kemudian menjadi barang kunci dari Pokémon versi ini. Sayangnya GS Ball tidak ada dalam game Pokémon versi bahasa Inggris. Bola ini dipakai untuk menangkap Celebi yang tersembunyi ditengah rimbunnya Ilex Forest.

Dalam versi serial TV, Ash Ketchum mendapatkan GS Ball dari Professor Ivy di Orange Islands. Ia lantas disarankan untuk mengantar bola itu kepada Professor Oak. Sayangnya begitu dibawa ke Professor Oak, sang professor tidak mampu untuk membuka bola tersebut, dan akhirnya oleh Prof. Oak, Ash disarankan untuk membawanya kepada Kurt di Johto. Anehnya, beberapa plot dalam beberapa episode yang terkait dengan GS Ball ini dipotong, untuk digunakan dalam film Pokémon keempat yang menceritakan Celebi.[2]

Super Smash Bros.

Poké Ball tampil dalam Super Smash Bros. series sebagai item. Ketika dilemparkan, ia akan mengeluarkan Pokémon secara acak untuk menyerang lawan kecuali yang melemparkan bola tadi. Sebagai tandingannya, kita dapat melemparkan Poké Ball regular. Dalam Super Smash Bros., Pikachu dan Jigglypuff selalu keluar dari Poké Ball sebagai kontestan acak. Peran yang sama mereka dapatkan dalam Super Smash Bros. Melee, tetapi dengan penambahan Pokémon dan penggantian untuk Pokémon lama (misal, Beedrill digantikan oleh Unown). Selalu, dua Pokémon dapat dikerahkan untuk menandingi mereka, biasanya adalah Electrode dan Wobbuffet. Mew and Celebi sebenarnya juga ikutan muncul, tetapi mereka tidak menyerang lawan ataupun memihak kawan.

Poké Ball juga tampil dalam versi selanjutnya dari game ini, berjudul Super Smash Bros. Brawl, dengan menampilkan Pokémon jenis baru seperti Groudon, Deoxys, Piplup dan Munchlax. Singkatnya, Poké Ball di game ini adalah senjata utama dari karakter Red dalam FireRed dan LeafGreen, ia kemudian dapat mengeluarkan Squirtle, Ivysaur, dan Charizard.

Referensi

  1. ^ "Gamespy". 
  2. ^ "Second Interview with Masamitsu Hidaka - Many Interesting Points!". PokéBeach.com. 2008-07-04. Diakses tanggal 2008-07-11. 
Publikasi
  • Barbo, Maria. The Official Pokémon Handbook. Scholastic Publishing, 1999. ISBN 0439154049
  • Loe, Casey, ed. Pokémon Special Pikachu Edition Official Perfect Guide. Sunnydale, CA: Empire 21 Publishing, 1999. ISBN 1-930206-15-1
  • Nintendo Power. Official Nintendo Pokémon Snap Player's Guide. Nintendo of America Inc., 1999. ASIN B000CDZP9G
  • Nintendo Power. Official Nintendo Pokémon Ruby Version & Sapphire Version Player's Guide. Nintendo of America Inc., 2003. ISBN 1930206313
  • Nintendo Power. Official Nintendo Pokémon FireRed & Pokémon LeafGreen Player's Guide. Nintendo of America Inc., August 2004. ISBN 193020650X
  • Nintendo Power. Official Nintendo Pokémon Emerald Version Player's Guide. Nintendo of America Inc., April 2005. ISBN 1930206585

Pranala luar