Tifatul Sembiring

politisi Indonesia

Tifatul Sembiring (lahir 28 September 1961) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika sejak 22 Oktober 2009. Sebelumnya ia menggantikan Hidayat Nur Wahid sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tifatul Sembiring merupakan insinyur komputer lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STI&K) Jakarta. Sebelum terjun dalam politik praktis, ia pernah berkarier di PT PLN (persero) dalam bidang telekomunikasi dan pemrosesan data. Ia juga pernah menjadi aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) semasa mudanya, kemudian menjadi Dewan Pertimbangan Pusat Perhimpunan Keluarga Besar PII 2008-2011.

Tifatul Sembiring
Anggota DPR RI
Dapil Sumatera Utara I
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
Mulai menjabat
1 Oktober 2014
[[Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia]] 4
Masa jabatan
22 Oktober 2009 – 30 September 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Sebelum
Pendahulu
Mohammad Nuh
Pengganti
Rudiantara
Sebelum
[[Presiden Partai Keadilan Sejahtera]] 3
Masa jabatan
2005 – 2010
Informasi pribadi
Lahir28 September 1961 (umur 62)
Indonesia Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politikPartai Keadilan Sejahtera
AnakSabriana
Fathan
Ibrahim
Yusuf
Fatimah
Muhammad
Abdurrahman
PekerjaanPolitisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Keluarga

Tifatul lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari Suku Karo dan Minangkabau. Dari ayahnya Tifatul memiliki marga Sembiring, namun dari pihak ibu dia merupakan kepala kaum suku Koto di Guguak Tabek Sarojo, Agam, Sumatera Barat dengan gelar Datuk Tumangguang.[1][2] Tifatul menikah dengan Sri Rahayu dan memiliki 7 orang anak antara lain Sabriana, Fathan, Ibrahim, Yusuf, Fatimah, Muhammad, dan Abdurrahman.

Pendidikan

Ia memulai pendidikan dasarnya di SDN 01 Benteng Pasar Atas, Bukittinggi, Sumatera Barat. Semasa sekolah, ia tidak memakai alas kaki sama sekali dan terkenal bandel. Ia mengenyam pendidikan menengah hingga setingkat SMA, lalu melanjutkan studinya ke IAIN Ciputat, jurusan Komputer Management. Disinilah ia memperoleh gelar insinyur komputer dengan mengikuti ujian negara melalui Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STI&K) Jakarta.[3]

Karier dan bisnis

Kariernya dimulai dengan bekerja sebagai karyawan PLN di bidang Pusat Pengaturan Beban Jawa, Bali, Madura pada kurun waktu 1982 hingga 1989. Namun kemudian ia keluar untuk lebih fokus kepada dakwah. Pada 1990, Tifatul bergabung dengan yayasan pendidikan Nurul Fikri di bagian Litbang dan bergabung dalam Korps Mubaligh Khairu Ummah. Ia juga mendirikan penerbitan sendiri dengan nama Asaduddin Press, Jakarta pada 1991. Sebagai direktur, ia dibantu oleh istrinya yang aktif menulis tentang kewanitaan.[3]

Karier politiknya dimulai dengan menjadi Humas Partai Keadilan Sejahtera, mendampingi Nurmahmudi Ismail. Kemudian ia dipercaya menjadi Wakil Sekjen, Menjelang Munas PKS dan menjadi ketua DPP untuk Ketua Wilayah Dakwah (Wilda) I Sumatera Pasca Munas. Ketika Hidayat Nurwahid menjabat sebagai Ketua MPR, Tifatul menggantikan sementara sebagai Presiden PKS dan pada Munas berikutnya ditetapkan sebagai Presiden PKS periode 2005–2010.[3]

Prestasi

Program yang dikenal selama Tifatul Sembiring menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika adalah lelang penggunaan kanal 3G[4] dan mobil pintar yang mengatasi problem jangkauan internet di daerah terpencil.[5] Pada 2013, ia berhasil meningkatkan penerimaan negara bukan pajak dari Kemenkominfo menjadi sebesar Rp13,59 triliun, atau 110 persen dari target dan meningkat 17,3 persen dari penerimaan pada 2012.[6]

Selama masa jabatannya, sebanyak 72.000 desa telah terkoneksi dengan sambungan telepon. Seluruh kecamatan telah terhubung dengan internet melalui Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK). 5.748 PLIK dan 1.970 MPLIK yang memberikan akses internet gratis tersebar di seluruh kota dan kabupaten Indonesia. Berdasarkan klaim Tifatul Sembiring, jaringan serat optik Palapa Ring sudah rampung 90 persen. Selain itu, wilayah jangkauan komunikasi seluler di Indonesia telah mencapai 95 persen. Sebanyak 31 stasiun TVRI baru dibangun. Secara rutin, Kemenkominfo mengangkatkan kegiatan untuk melahirkan inovator-inovator baru melalui ICT Award, ICT Training Center, proyek e-learning, Indonesia Open Source Award, hingga program beasiswa S-2 dan S-3 untuk bidang IT dan komunikasi.[7]

Penghargaan

Pada akhir masa jabatannya, ia dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bintang Mahaputera merupakan simbol penghargaan bagi warga Indonesia yang berprestasi di bidang atau peristiwa tertentu.[8][9]

Kontroversi

Pada 2009, ia menyalahkan amoralitas untuk gempa yang terjadi di Sumatera dan bencana alam lainnya. Saat ia berpidato pada saat salat Jumat di Padang, Sumatera Barat, menteri mengatakan, "Ada banyak program televisi yang menghancurkan moral. Oleh karena itu, bencana alam akan terus terjadi."[10] Ia mengaitkan pornografi dengan AIDS, menyebut bahwa dana untuk melawan penyakit itu membuang-buang uang.[11][12]

Ambisinya untuk menyaring konten "negatif" di Internet, setelah terhenti pada awal 2010 karena menghadapi oposisi luas, dapat dimulai kembali setelah merebaknya skandal video porno yang mengarah kepada Ariel. Langkahnya mendapat dukungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berlanjut dengan melibatkan daftar hitam bahan ofensif untuk dimonitor oleh gugus tugas khusus.[13] Sembari ia meminta aparat hukum mengusut kebenaran artis dalam video porno Ariel, ia mengaitkan perdebatan "mirip artis" dalam kasus ini dengan penyaliban Yesus.[11] Setelah dikritik atas pernyataannya, ia melakukan klarifikasi dan meminta maaf.[14]

Pada April 2010, Fadjroel Rachman menyebut Tifatul kurang menghormati jutaan orang Yahudi yang tewas selama Perang Dunia II setelah Tifatul mengutip pernyataan Adolf Hitler pada halaman Twitter-nya.[15] Sikap Tifatul menjabat tangan Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama pada saat Obama melakukan kunjungan ke Indonesia dipertanyakan pula oleh pengguna Twitter.[16] Selain itu, ia dianggap tidak tegas menyatakan pendapatnya terhadap penculikan terhadap 276 anak perempuan oleh kelompok teroris Boko Haram di Nigeria.[17][18]

Pada Mei 2014, Menteri Komunikasi dan Informasi mengeluarkan kicauan dari akun pribadinya bahwa situs berbagi video Vimeo akan dilarang. Mengutip Undang-Undang Pornografi yang disahkan pada 2008, menteri mengatakan situs ini termasuk situs yang menampilkan "ketelanjangan atau seperti suatu ketelanjangan”.[19] Larangan itu datang pada saat film yang dibuat di Indonesia mulai menarik perhatian internasional melalui karya Joshua Oppenheimer, The Act of Killing yang bergabung dengan jajaran film dokumenter paling terkenal sepanjang masa.[20] Para pengguna Twitter mengaitkan pemblokiran situs Vimeo dengan beredarnya video aksi panggung penyanyi dangdut dengan goyang seronok yang menampilkan spanduk seorang calon legislatif dari PKS. Video tersebut sudah diblokir di YouTube, tetapi tetap tersedia untuk ditonton di Vimeo.[21][22][23] Tifatul membantah isu tersebut sebagai dasar pemblokiran dan mengungkapkan bahwa video yang beredar sebagai fitnah. "Itu acara seronok, lalu ditempeli spanduk PKS,"  tulis Tifatul.[24]

Tifatul Sembiring dalam IndoSurfLife.com disebutkan sebagai musuh terbesar bagi pengguna Internet Indonesia karena lambatnya koneksi Internet di Indonesia yang memiliki kecepatan rata-rata 1,5 Mbps.[25][26]

Ancaman pemblokiran Twitter

"Beberapa negara spt Turki, Arab Saudi, Mesir pernah menutup Twitter. Indonesia belum pernah menutup Twitter. Ada usulan?"

— Tifatul Sembiring @tifsembiring[27]

Tifatul Sembiring pada Minggu, 28 September 2014 juga membuat pernyataan yang mengejutkan di akun Twitter pribadinya karena dianggap mengancam akan menutup situs web jejaring sosial Twitter seperti yang dilakukan oleh negara Turki, Arab Saudi, dan Mesir.[27] Isu penutupan Twitter ini pun langsung melejit bahkan pada pukul 10.50 Waktu Indonesia Barat tanggal 28 September 2014, isu penutupan tersebut kembali merangkak berada di posisi 8 trending topic di Indonesia. Sadar kicauannya jadi kontroversi, Tifatul kemudian membantah akan menutup Twitter di Indonesia.

"Jadi sekali saya tegasken, tidak benar itu, isu-isu yg mengataken bhw Twitter akan ditutup di Indonesia. Entah oleh menteri berikutnya...:))."

— Tifatul Sembiring @tifsembiring[28]

Referensi

  1. ^ Biografi Tifatul Sembiring
  2. ^ Tifatul Sembiring Kini Bergelar Datuk, Vivanews.com
  3. ^ a b c Tifatul Sembiring. Diakses dari situs tokohtokoh pada 6 November 2014
  4. ^ Indonesia diminta Berbagi Kisah Sukses Pengembangan 3G. Diakses dari situs berita Antara pada 4 November 2014
  5. ^ Mobil Pintar Diharapkan Bisa Atasi Kesenjangan Informasi. Diakses dari situs Kompas pada 4 November 2014
  6. ^ Tifatul Ukir Sejarah Manis di Akhir Jabatan Menkominfo. Diakses dari situs berita Merdeka pada 4 November 2014
  7. ^ Ini Klaim Tifatul atas Prestasi Kementerian Kominfo. Diakses dari situs berita Kompas pada 5 November 2014
  8. ^ Tifatul Sembiring Dapat Bintang Kehormatan dari SBY. Diakses dari situs Liputan6 pada 5 November 2014
  9. ^ Dapat Bintang Mahaputera, Tifatul Sembiring Bingung. Diakses dari situs PortalKBR pada 5 November 2014
  10. ^ BBC News: Indonesia minister says immorality causes disasters
  11. ^ a b Agence France-Presse (23 Jun 2010). "Pop star detained in Indonesia's first celebrity sex video scandal". SCMP. Diakses tanggal 25 Jun 2010. 
  12. ^ "Immorality has caused disasters : Minister". Antara News. 2009-11-27. Diakses tanggal 2011-01-29. 
  13. ^ Agence France-Presse (19 Jun 2010). "Indonesian leader backs Web filter on porn". SCMP. Diakses tanggal 25 Jun 2010. 
  14. ^ Tempo.Co. "Tifatul Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Istilah Mirip". Tempo News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-29. 
  15. ^ "Tifatul quotes Adolf Hitler on Twitter". The Jakarta Post. Diakses tanggal 29 Januari 2011. 
  16. ^ "Minister Admits Reluctant Michelle Obama Handshake". NPR. Associated Press. 9 November 2010. 
  17. ^ The Jakarta Globe: Communications Minister Under Fire for Response to Boko Haram Question
  18. ^ Tempo: Soal Boko Haram, Tweeps Serang Menteri Tifatul
  19. ^ Communications Minister Faces Twitter Ire After Vimeo Ban
  20. ^ Communications Minister Faces Twitter Ire After Vimeo Ban
  21. ^ Vimoe diblokir Tifatul Sembiring disindir
  22. ^ Vimeo diblokir karena goyang seronok PKS, Netizen protes
  23. ^ Vimeo diblokir karena goyang seronok
  24. ^ Media, Kompas Cyber. "Pencabutan Blokir Vimeo Tunggu Perintah Kemenkominfo - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-29. 
  25. ^ Menkominfo, Internet cepat buat apa?
  26. ^ Pria ini pada saat ini menjadi musuh terbesar pengguna Internet Indonesia
  27. ^ a b Tifatul akan tutup Twitter di Indonesia
  28. ^ Tweet Tifatul picu Trending Topic tutup Twitter di Indonesia

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Mohammad Nuh
Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia
2009–2014
Diteruskan oleh:
Djoko Suyanto
Pelaksana Tugas
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Hidayat Nur Wahid
Presiden Partai Keadilan Sejahtera
2004–2009
Diteruskan oleh:
Luthfi Hasan Ishaaq