1 Samuel 3
1 Samuel 3 (atau I Samuel 3, disingkat 1Sam 3) adalah bagian dari Kitab 1 Samuel dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk Nabi-nabi Awal atau Nevi'im Rishonim [נביאים ראשונים] dalam bagian Nevi'im (נביאים; Nabi-nabi).[1][2]
1 Samuel 3 | |
---|---|
Kitab | Kitab 1 Samuel |
Kategori | Nevi'im |
Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
Urutan dalam Kitab Kristen | 9 |
Teks
- Naskah sumber utama: Masoretik, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
- Pasal ini terdiri dari 21 ayat.
- Berisi riwayat pemanggilan Samuel menjadi nabi Allah dan nubuatan mengenai keluarga imam Eli.
Waktu
- Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi di akhir zaman Hakim-hakim, sekitar 1100 SM.
Tempat
Struktur
- 1 Samuel 3:1–21 = Samuel terpanggil
Ayat 10
- Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!"
- Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."[3]
Ayat 20
- Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.[4]
Samuel termasuk salah satu orang pertama yang menduduki jabatan nabi, sekalipun dia bukan orang pertama yang mempunyai karunia bernubuat (bandingkan Abraham, Kejadian 20:7; Musa, Ulangan 18:15,18; Debora, Hakim–hakim 4:4).
- Karena kerusakan akhlak kaum imam dan kemerosotan rohani di antara umat Allah, Allah memanggil Samuel untuk memberitakan firman-Nya (1 Samuel 3:19–21), memberi teladan kesetiaan pada kehendak Allah (1 Samuel 2:35), meminta pertobatan dan pembaharuan (1 Samuel 7:3), dan bertindak selaku pengantara di antara Allah dengan umat-Nya (1 Samuel 7:8–9).
- Di sekitar Samuel berkumpul nabi-nabi lain, disebut "sekumpulan nabi" atau "rombongan nabi" (1 Samuel 19:20; 2 Raja–raja 2:3,5; 4:38); kelompok nabi yang di Rama berada di bawah pimpinan Samuel (1 Samuel 19:20–22). Melalui dia, para nabi itu dibina, dibantu perkembangannya dan diarahkan mengenai kehendak Allah bagi Israel. Tujuan pengadaan kelompok nabi semacam itu ialah mendatangkan pembaharuan rohani dan penyadaran kembali akan maksud perjanjian Allah dengan Israel. Setiap orang dapat datang dan belajar tentang jalan Allah dari para nabi itu.[5]
Catatan di luar Alkitab
Menurut sejarawan Yahudi-Romawi abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100 M), Samuel berusia 12 tahun ketika mulai bernubuat, yaitu sejak mendapat panggilan Allah pada malam hari itu, yang antara lain berkenaan dengan penghukuman atas keluarga imam Eli.[6]
Ilustrasi
-
Samuel datang kepada Eli setelah mendengar suara memanggilnya, tapi Eli menyuruh Samuel tidur kembali (ayat 5-6)
-
Eli mengerti bahwa Tuhan yang memanggil Samuel dan mengajari Samuel menjawab (ayat 8-9)
-
Samuel mendengarkan perkataan Tuhan (ayat 10-11)
-
Samuel menyampaikan perkataan Tuhan kepada Eli (ayat 18)
-
Samuel menjadi nabi Israel (ayat 20)
Referensi
- ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
- ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
- ^ 1 Samuel 3:10
- ^ 1 Samuel 3:20
- ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
- ^ Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae, Volume V, Bab 10, alinea 4.
Lihat pula
- Eli
- Kitab Hakim-hakim
- Nevi'im
- Bagian Alkitab yang berkaitan: 1 Samuel 1, 1 Samuel 2, 1 Samuel 4.
Pranala luar
- (Indonesia) Teks 1 Samuel 3 dari Alkitab SABDA
- (Indonesia) Audio 1 Samuel 3
- (Indonesia) Referensi silang 1 Samuel 3
- (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk 1 Samuel 3
- (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk 1 Samuel 3