Sitompul

salah satu marga Batak Toba
Revisi sejak 13 September 2023 08.05 oleh Putra.sitompul (bicara | kontrib) (penambahan sejarah, asal usul, beberapa gambar pendukung)

Marga Sitompul (baca: sitoppul)

Sitompul
Aksara Batakᯘᯪᯖᯔᯬ᯲ᯇᯞᯮ᯲
(Surat Batak Toba)
Nama margaSitompul
Silsilah
Jarak
generasi
dengan
Siraja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadibanua
(Raja Nai Suanon)
5Raja Sobu
6Raja Tindang
(Sitompul)
Nama lengkap
tokoh
Raja Tindang Sitompul
Nama istriBunga Marsondang boru Siregar
Nama anakRaja Tinandangan
Kekerabatan
Induk margaRaja Sobu
Kerabat
marga
Hasibuan
Turunan
  • Sitompul Lumbantoruan
  • Sitompul Lumbandolok
  • Sitompul Siringkiron
  • Sitompul Sibangebange
Matani ari
binsar
Siregar
PadanTampubolon
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
Daerah asalSitompul, Siatas Barita
Paguyuban
Lokasi tuguSitompul
1°59′28.5″N 98°59′53.6″E / 1.991250°N 98.998222°E / 1.991250; 98.998222

"Marga Sitompul" menurut pohon silsilah yang beredar di masyarakat batak adalah keturunan dari Raja Tindang Sitompul atau lebih dikenal dengan nama Raja Toga Sitompul adalah saudara kandung dari Hasibuan (Marga hasibuan) anak dari Raja Sobu.

Raja Toga Sitompul merupakan keturunan generasi ke 6 (enam) dari Si Raja Batak.

Marga Sitompul adalah salah satu marga atau keluarga besar yang umumnya terkait dengan suku Batak di Indonesia, terutama di wilayah Sumatra Utara. Marga atau keluarga besar adalah sebuah konsep dalam budaya Batak yang mencerminkan kedekatan keluarga dan hubungan sosial yang erat. Setiap marga memiliki sejarah, tradisi, dan norma-norma budaya mereka sendiri.

Penting untuk diingat bahwa Batak adalah kelompok etnis yang beragam, terdiri dari beberapa subkelompok, seperti Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, dan lainnya, dan setiap subkelompok memiliki marga-marga mereka sendiri. Marga-marga ini memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, upacara adat, dan warisan budaya Batak.

Setiap marga umumnya memiliki simbol atau lambang khusus yang disebut "pustaha," yang digunakan untuk mengidentifikasi marga tersebut. Selain itu, banyak marga Batak memiliki upacara adat, tradisi pernikahan, dan ritual keagamaan yang unik.

Silsilah Dari Siraja Batak sampai ke Marga Sitompul

Silsilah keluarga atau marga biasanya memiliki banyak cabang dan ranting, dan mencari silsilah yang sangat spesifik seperti "mulai dari Siraja Batak" bisa menjadi tugas yang sangat sulit. Namun, saya akan memberikan gambaran umum tentang bagaimana silsilah keluarga Batak biasanya disusun.

Dalam tradisi Batak, silsilah keluarga sering kali dihitung mundur dari generasi saat ini hingga leluhur tertua yang dikenal. Berikut adalah contoh umum tentang bagaimana silsilah keluarga Batak dapat diorganisir:

  1. Anda (Generasi saat ini)
  2. Orangtua Anda (Generasi sebelumnya)
  3. Kakek/Nenek Anda (Generasi sebelumnya)
  4. Buyut (Generasi sebelumnya)
  5. Cucu Buyut (Generasi sebelumnya)
  6. Buyut Buyut (Generasi sebelumnya)
  7. Cucu Buyut Buyut (Generasi sebelumnya)
  8. Begitu seterusnya, mundur ke generasi yang lebih tua

Seringkali, silsilah keluarga Batak disusun dengan nama-nama generasi tersebut, dan sejarah keluarga dikenal melalui cerita turun-temurun. Marga adalah bagian penting dari silsilah keluarga ini, dan setiap marga dapat memiliki banyak cabang yang berkembang seiring berjalannya waktu.

Untuk mendapatkan silsilah keluarga yang lebih spesifik yang dimulai dari "Si Raja Batak," Anda mungkin perlu menghubungi anggota keluarga atau sumber-sumber sejarah atau genealogi yang ada di wilayah tersebut. Menelusuri silsilah keluarga yang panjang bisa menjadi proyek yang memakan waktu dan memerlukan penelitian yang cermat.


Dibawah ini adalah silsilah Raja Batak sampai ke Marga Sitompul menurut buku silsilah yang beredar di kalangan masyarakat batak pada umumnya (diurutkan dari yang paling tua ke muda)


1. Siraja Batak

Berkas:Silsilah batak.jpg
Gambar ini merupakan pohon silsilah Batak yang paling tua, dan yang paling banyak beredar di masyarakat Batak

2. Raja Sumba

3. Tuan Sorimangaraja

4. Tuan Sorba Di Banua

5. Raja Sobu

6. Sitompul (Raja Toga Sitompul)

Berkas:Prasasti Tugu Sitompul.jpg
Prasasti yang ada di Tugu Raja Toga Sitompul, Desa Sitompul, Kec. Siatas Barita, Kab. Tapanuli Utara, Prov. Sumatra Utara, Indonesia. Foto Credit Thanks to @Facebook: Joni Roniatua Sitompul https://www.facebook.com/photo?fbid=678865762798861&set=pcb.678865936132177

Keturunan dan Sub Marga

Catatan historis keturunan dari Raja Toga Sitompul dapat diihat pada prasasti yang ada di "Tugu Raja Toga Sitompul, Anakna Dohot Pahompuna" yang terletak Dusun Lumban Tonga-tonga, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuni Utara, Propinsi Sumatra Utara, Indonesia.

Hasil perkawinan Raja Tindang Sitompul atau lebih dikenal dengan Raja Toga Sitompul dengan Bunga Marsondang Boru Siregar diketahui memiliki satu orang anak yang bernama Oppu Hobol Batu

Oppu Hobol Batu memiliki 2 orang istri yaitu Pangauan boru Sinaga dan boru Situmorang

Oppu Hobol Batu memiliki 5 orang anak. 4 orang putra dan 1 orang putri dan gelar dari 4 orang putra inilah yang kemudian menjadi Sub Marga dari Marga Sitompul

  1. Sabar Di Laut bergelar Raja Lumban Toruan
  2. Marhandang Laut bergelar Raja Lumban Dolok
  3. Sabut Na Begu bergelar Raja Siringkiron (dibaca: Sirikkiron)
  4. Mariana dikenal sebagai Boru Tompul So Purpuron
  5. Lintong Di Tao bergelar Raja Sibange-bange

Penggambaran Silsilah Sitompul Secara zaman moderen

Berkas:Sitompul Lumban Toruan.jpg
Sitompul Lumban Toruan (Prasasti di Tugu Raja Toga Sitompul) Foto Credit Thanks to @Facebook: Joni Roniatua Sitompul https://www.facebook.com/photo?fbid=678865749465529&set=pcb.678865936132177
Berkas:Sitompul Lumban Dolok.jpg
Sitompul Lumban Dolok (Prasasti di Tugu Raja Toga Sitompul) Foto Credit Thanks to @Facebook: Joni Roniatua Sitompul https://www.facebook.com/photo/?fbid=678865766132194&set=pcb.678865936132177
Berkas:Sitompul Siringkiron.jpg
Sitompul Siringkiron (Prasasti di Tugu Raja Toga Sitompul) Foto Credit Thanks to @Facebook: Joni Roniatua Sitompul https://www.facebook.com/photo/?fbid=678865742798863&set=pcb.678865936132177
Raja Toga Sitompul (Generasi Pertama Sitompul) Sitompul No.1
Istri Bunga Marsondang Boru Siregar
Anak Oppu Hobol Batu Generasi Ke dua Sitompul No.2
Menantu 1. Pangauan Boru Sinaga

2. Boru Situmorang

Cucu
  1. Sabar Di Laut bergelar Raja Lumban Toruan
  2. Marhandang Laut bergelar Raja Lumban Dolok
  3. Sabut Na Begu bergelar Raja Siringkiron (dibaca: Sirikkiron)
  4. Mariana dikenal sebagai Boru Tompul So Purpuron
  5. Lintong Di Tao bergelar Raja Sibange-bange
Generasi ke Tiga Sitompul No.3
Marga Kerabat Tampubolon
Saudara Kandung Hasibuan Satu Generasi dengan Sitompul
Orang Tua Raja Sobu Generasi Sebelumnya
Kakek Tuan Sorba Di Banua Generasi Sebelumnya
Buyut Tuan Sorimangaraja Generasi Sebelumnya
Cucu Buyut Raja Sumba Generasi Sebelumnya
Buyut Buyut Si Raja Batak Generasi Sebelumnya
Berkas:Sitompul Sibange-bange.jpg
Sitompul Sibange-bange (Prasasti di Tugu Raja Toga Sitompul) Foto Credit Thanks to @Facebook: Joni Roniatua Sitompul https://www.facebook.com/photo/?fbid=678865746132196&set=pcb.678865936132177










Tugu Raja Toga Sitompul

Tugu marga Sitompul bernama Tugu Raja Toga Sitompul berada di Jl. Raja Toga Sitompul, Dusun Lumban Tonga-tonga Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Propinsi Sumatra Utara, Indonesia.

Berkas:Tugu Raja Toga Sitompul anak dohot pahompuna.jpg
Tugu Raja Toga Sitompul anak dohot pahompuna

Dalam tugu ini terdapat satu buah tugu besar bertingkat, dan empat buah tugu yang lebih kecil. Tugu yang terbesar merupakan tugu utama dan mempunyai dua tingkat (tiang bawah lebih besar, dan tiang atas yang lebih kecil). Tugu paling atas melambangkan Raja Toga Sitompul, yaitu generasi pertama dari marga Sitompul. Sedangkan tiang bawah yang lebih besar melambangkan anaknya Oppu Raja Toga Sitompul. Empat buah tugu kecil lain di depannya merupakan tugu untuk cucunya, yaitu 4 sub marga Sitompul (dari kiri ke kanan anda: Sitompul Lumban Toruan, Sitompul Lumban Dolok, Sitompul Siringkiron, Sitompul Sibange-bange).

Sangat disayangkan bahwa di tugu ini tidak sedikit pun meninggalkan catatan sejarah atau menyebutkan tentang Putri dari Oppu Hobol Batu yaitu Putri Mariana (si Boru Tompul So Purpuron)

Sepanjang tahun, tempat ini banyak didatangi oleh pejiarah. Mereka yang datang acap kali adalah keturunan Marga Sitompul yang baru pertama kali atau yang yang kesekian kali berkunjung. Terkadang mereka juga adalah para perantau yang sudah lama meninggalkan kampung halamannya. Waktu teramai tempat ini adalah ketika bulan ramadhan ataupun akhir tahun.

Sejarah Marga Sitompul dan mitos yang ada di Marga Sitompul

Sejarah marga-marga batak pada umumnya tidak lagi bisa didapat dari catatan historis yang akurat seperti laklak dan lain-lain, namun sering dirutunkan dengan penuturan lisan. Sehingga cerita sebenarnya terkadang banyak bergeser atau berubah dari aslinya. Namun begitu, masih ada beberapa versi yang masih dituturkan di masyarakat.

Sebagian dari cerita tersebut dapan anda baca di https://www.ebatak.com/silsilah.php?id=173

Dari daerah mana sebenarnya Marga Sitompul Berasal?

Dipercaya bahwa seluruh marga batak semua berasal dari Si Raja Batak dari Pusuk Buhit. Setelah enam generasi, para keturunan ini sudah menyebar ke delapan mata angin Pusuk Buhit. Bukti sejarah mengatakan bahwa Raja Tindang Sitompul atau Raja Toga Sitompul pernah tinggal di Dolok Tolong, Balige, Kab. Toba, sebelum menyebar ke arah selatan yaitu ke Rura Silindung (Kota Tarutung sekarang), terus ke daerah pahae dan sipirok. Beberapa orang tua Marga Tampubolon di Balige juga masih mengingat pada waktu pembangunan Tugu Raja Toga Sitompul, sekitar tahun 1975-1976. Bahwa dulu pernah diadakan acara mangunghal saring-saring (pengambilan tulang belulang) yang diadakan di Dolok Tolong Balige (dipercaya sebagai kampung Raja Toga Sitompul dulu) untuk dibawa (dipatimbo) di Tugu Raja Toga Sitompul, Desa Sitompul, yang kita kenal sekarang.

(perlu suntingan tambahan)

Topografi Desa Sitompul dan pembagian daerah atas 4 sub Marga Sitompul

(masih belum disunting)



Tokoh

Beberapa tokoh yang bermarga Sitompul, di antaranya adalah:

Referensi