Stasiun Arjawinangun

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Arjawinangun (AWN) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat; pada ketinggian +8 meter; termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon dan menjadikan stasiun KA aktif yang letaknya paling barat di Kabupaten Cirebon setelah Stasiun Kaliwedi dinonaktifkan setelah jalur ganda lintas Cirebon—Telagasari dioperasikan.

Stasiun Arjawinangun
Kereta Api Indonesia

Stasiun Arjawinangun, 2012
Lokasi
Koordinat6°38′41″S 108°24′52″E / 6.6446425°S 108.4145665°E / -6.6446425; 108.4145665
Ketinggian+8 m
Operator
  • Daerah Operasi III Cirebon
Letak
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur6 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananGaya Baru Malam Selatan, Tegal Bahari, Airlangga, angkutan barang Petikemas, dan angkutan semen Indocement
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Klasifikasikelas II[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Isi baterai 
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Ke arah utara stasiun ini, sebelum Stasiun Kertasemaya, terdapat Stasiun Kaliwedi yang sudah tidak aktif sejak jalur ganda lintas Cirebon–Telagasari beroperasi.

Bangunan dan tata letak

Awalnya Stasiun Arjawinangun memiliki tiga jalur kereta api dengan 2 merupakan sepur lurus.[4] Setelah dibangunnya jalur ganda Telagasari–Cirebon pada tahun 2007,[5] jalurnya bertambah menjadi lima dengan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Cirebon saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Cikampek. Seluruh jalurnya memiliki sinyal berangkat, kecuali jalur 5 yang biasanya dipergunakan untuk memarkir rangkaian proyek maupun melakukan bongkar muat semen atau kricak yang akan diangkut ke gerbong terbuka.

Terkait dengan proyek pengembangan stasiun ini sebagai stasiun KA barang, pada tahun 2019,[6] dilakukan penataan besar-besaran pada diagram jalur stasiun ini. Emplasemen stasiun sedikit diperpanjang dan jalur 5 dijadikan sebagai sepur belok. Selain itu, di dekat pintu utama bangunan stasiun dibangun Depo Gerbong beserta jalur-jalur parkir gerbong kereta barang yang dibuat bercabang di dekat ujung timur jalur 1. Sejak saat itu pula stasiun ini berubah dari yang semula merupakan stasiun sisi menjadi stasiun pulau.

Layanan kereta api

Penumpang

Antarkota

Jalur Nama kereta api Kelas Tujuan akhir Keterangan
Lintas utara Jawa Tegal Bahari Ekonomi Tegal Terkadang ditambahkan kelas eksekutif
Jakarta Pasar Senen
Airlangga Surabaya Pasarturi
Jakarta Pasar Senen
Lintas selatan Jawa Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif dan ekonomi Surabaya Gubeng
Jakarta Pasar Senen

Barang

Galeri

Referensi

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ "Selayang Pandang Daerah Operasi III Cirebon" (PDF). PT Kereta Api Indonesia (Persero). 2019. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  4. ^ Ikhtisar Lintas dan Emplasemen. Bandung: Perumka. 1992. hlm. 06–056. 
  5. ^ Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2010). Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2010-2014 Bidang Perkeretaapian (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2021-01-24. Diakses tanggal 2021-03-26. 
  6. ^ "Stasiun Arjawinangun Ditata Untuk Pengembangan Angkutan Barang - radarcirebon.com". Radar Cirebon. 2019-03-11. Diakses tanggal 2021-05-14. 

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kaliwedi
ke arah Cikampek
Cikampek–Cirebon Prujakan Bangoduwa